Direksi Jasa Raharja meninjau korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II
Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin saat meninjau penanganan korban kebakaran kapal.

Direksi Jasa Raharja Turun Tangan Tinjau Langsung Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

Oleh Bima Bagus Sadewa Winanda 2026-08-03 3 menit

Direksi Jasa Raharja meninjau langsung korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di Jawa Timur guna memastikan kecepatan pelayanan medis dan penyerahan santunan.

Tinjauan Langsung Direksi Jasa Raharja ke Posko Terpadu Tanjung Perak

Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin bersama Direktur Utama Jasaraharja Putera Abdul Haris meninjau langsung penanganan korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di Jawa Timur pada hari Senin tanggal 3 Agustus 2026 untuk memastikan proses pelayanan berjalan optimal.

Kunjungan kerja petinggi perusahaan pelat merah tersebut diawali dengan mendatangi Posko Terpadu Informasi dan Penanganan Korban yang berlokasi di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sebagai pusat utama koordinasi penanganan darurat bagi para penumpang.

Di lokasi posko terpadu tersebut, Muhammad Awaluddin memantau secara langsung kelancaran proses evakuasi, validasi data korban, serta sinergi lintas instansi yang melibatkan pihak otoritas pelabuhan dan Tim SAR gabungan.

Pihak Jasa Raharja menegaskan komitmen penuh untuk mengawal proses administrasi secara cepat dan tepat agar seluruh hak jaminan bagi para penumpang yang menjadi korban musibah laut ini dapat segera terpenuhi tanpa kendala.

Koordinasi Rumah Sakit Rujukan dan Penyaluran Jaminan Perawatan Medis

Selepas meninjau posko pelabuhan, rombongan direksi melanjutkan perjalanan mengunjungi sejumlah rumah sakit rujukan tempat para korban menjalani perawatan medis sekaligus berkoordinasi dengan pihak KSOP, Basarnas, dan kepolisian.

Berdasarkan data sementara dari Basarnas, insiden kebakaran yang menimpa kapal dengan rute pelayaran Surabaya menuju Makassar tersebut terjadi di perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dan menyebabkan korban jiwa serta luka-luka.

Sebanyak 5 orang penumpang dilaporkan meninggal dunia dalam musibah tersebut dan saat ini masih dalam proses identifikasi lanjutan, sementara 15 korban luka-luka langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Para korban luka tersebut kini mendapatkan perawatan intensif di 11 rumah sakit di bawah PT Pelindo Husada Citra Surabaya serta 4 rumah sakit di RSI Garam Kalianget Sumenep dengan seluruh biaya dijamin penuh oleh pihak Jasa Raharja.

Komitmen Perusahaan Percepat Penyerahan Santunan Tanpa Hambatan

Sejak menerima informasi awal mengenai musibah di perairan Sumenep tersebut, jajaran petugas Jasa Raharja di wilayah Jawa Timur langsung bergerak cepat melakukan pendataan lapangan serta berkoordinasi dengan posko terpadu.

Dalam kunjungannya, Muhammad Awaluddin menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut dan mendoakan para korban yang masih menjalani perawatan medis agar segera diberikan kesembuhan total oleh Yang Maha Kuasa.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah ini. Atas nama seluruh keluarga besar Jasa Raharja, kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan mendoakan agar seluruh korban yang masih menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan," ujar Muhammad Awaluddin.

Pihak manajemen terus memperbarui data korban secara berkala bersama seluruh instansi terkait guna memastikan proses penyerahan santunan kematian serta jaminan perawatan dapat segera diselesaikan secepat mungkin bagi keluarga yang ditinggalkan.

Bima Bagus Sadewa Winanda

Bima Bagus Sadewa Winanda

Bima Bagus Sadewa Winanda adalah jurnalis yang mengkhususkan diri pada isu-isu daerah dan otonomi daerah di Indonesia. Dengan latar belakang Administrasi Publik dari Universitas Brawijaya, ia memiliki pemahaman yang kuat tentang dinamika pemerintahan daerah, hubungan pusat-daerah, serta isu-isu pembangunan di berbagai provinsi di Indonesia. Ia secara rutin meliput perkembangan kebijakan daerah dan menyajikan analisis tentang implementasi otonomi daerah di tanah air.